Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Blackberry Dari Masa Ke Masa

Siapa sih yang tak kenal perangkat super canggih besutan vendor Kanada bernama BlackBerry ini?
Mulai dari pedagang kaki lima sampai konglomerat tingkat atas belum terlihat keren kalau belum menenteng perangkat satu ini.
Tapi tahukan anda bentuk-bentuk dan model BlackBerry dari mulai pertama kali diciptakan?
Berikut ada 22 model BlacBerry dari masa ke masa yang berhasil dikeluarkan oleh RIM (Produsen BB):
1. Blackberry 850
7wolu.blogspot.com
perangkat Black Berry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999. Pendukung email dan browsing HTML terbatas, perangkat kecil menampilkan layar monokrom (layar hitam-putih).
2. BlackBerry 857
7wolu.blogspot.com
Hadir dengan layar lebih besar tapi masih monokrom

3. BlackBerry 5810
7wolu.blogspot.com
Merupakan model pertama dengan kemampuan telepon dengan headset.
4. BlackBerry 6200
7wolu.blogspot.com
menampilkan layar beresolusi 160×100 piksel tetap sama bersifat monokrom .
5. BlackBerry 6510
7wolu.blogspot.com
Merupakan sebuah ponsel yang terintegrasi dengan radio dua arah terpadu.
6. BlackBerry 6710
7wolu.blogspot.com
Ponsel seri ini memiliki layar monokrom besar dan sudah terintegrasi dengan 900/1900 MHz GSM / GPRS (bisa browsingan euyy)
7. BlackBerry 7210
7wolu.blogspot.com
Nah, ini dia Blackberry pertama yang berlayar warna.
8. The BlackBerry 7100t
7wolu.blogspot.com
Seri ini menerapkan teknologi yang disebut ‘SureType’, sehingga penggunaan keypad bisa diminimalisir.
9. BlackBerry 8700
7wolu.blogspot.com
Bisa menampilkan layar 320 ×240 piksel yang besar dan kedalaman warna 65K (65 ribu warna)
10. BlackBerry 8100
7wolu.blogspot.com
Ditandai pengenalan antarmuka trackball baru dan kamera digital 1,3 MP.
11. BlackBerry 8800 dengan dukungan GPS.
7wolu.blogspot.com
12. BlackBerry 8320 dengan fitur baru Wifi.
7wolu.blogspot.com
13. Blackberry 8330 dengan model yang lebih necis dan OS baru
7wolu.blogspot.com
14. Blackberry 9000 (Bold) yang semakin modern dengan BBM (Blacberry Messenger) nya.
7wolu.blogspot.com
15. BlackBerry 8900 Javelin dengan Trackball navigation + Wi-Fi
7wolu.blogspot.com
16. Blackberry 8520 Gemini dengan harga mid-end.
7wolu.blogspot.com
17. Blackberry Storm dengan TFT capacitive touchscreen (BB Touchscreen pertama)
7wolu.blogspot.com.
18. Blackberry Onyx yang mengandalkan touch-sensitive optical trackpad dan antarmuka OS baru.
7wolu.blogspot.com
19. Blackberry Torch
7wolu.blogspot.com
Blacberry pertama dengan desain sliding + layar sentuh yang tentu saja dengan kemampuan tingkat tinggi sekelas HSDPA dan wifi 802.11 b/g/n.
20. Blackberry Thunder dengan layar sentuh tanpa qwerty keypad.
7wolu.blogspot.com
21. Generasi berikutnya, BlackBerry Magnum (bukan Es Krim lho :P ) dengan kemampuan layar sentuh dan juga qwerty keypad.
7wolu.blogspot.com
22. Dan yang terbaru lagi nih……
7wolu.blogspot.com
7wolu.blogspot.com
Namanya Blackberry Empathy dengan desain dan teknologi paling mutakhir (tapi belum dijual bebas, baru ada prototipe nya) bahkan disertai teknologi baru: Morphing Sequence, Biometrics Ring, Static Keypad (yang katanya terbuat dari kristal) Dan sampai sekarang atau nanti Blackberry akan terus berevolusi, hanya saja sekarang belum ada evolusi yg signifikan, karena Blackberry saat ini masih sama dengan 8320, hanya lebih unggul di kapasitas kameranya, aplikasinya, bentuknya, dll, belum ada penambahan yang berarti, mungkin nanti.
So jika anda seorang Blackbarrians pasti tak sabar menunggu evolusi berikutnya.

Sumber : http://san-rico.blogspot.com/2011/03/evolusi-bentuk-dan-model-blackberry.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Saya Ingin Mati Saja

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”
Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.”
“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”
Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.”
“Tidak Guru… Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” Tolak pria itu
“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”
“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”
“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah diminum malam ini, setengah lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”
Giliran dia menjadi bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.
Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun tsb. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati… terbebaskan dari segala macam masalah.
Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yg sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yg terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”
Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”
Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.
Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini ayah selalu stres krn perilaku kami semua.”
Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?
” Ya Tuhan, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Tuhan. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini ”.
Ia pun buru-buru mendatangi sang Guru yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah Guru tersebut, pria itu mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Krn ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.
Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang Guru berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”
Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini…


By..Dian Anggraini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan Menilai Seseorang dari Bajunya (Kisah Nyata)

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.
Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut. “Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat. “Kami akan menunggu,” jawab sang wanita.
Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.
“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.
Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.
Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”
“Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”
Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”
Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?” Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.
Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.
Kita, seperti pimpinan Harvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abai, karena baju-baju,acap menipu.

http://pempeknyonya.com/pempek/2011/06/jangan-menilai-seseorang-dari-bajunya-kisah-nyata/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ayam atau Bebek

Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: “Kuek ! Kuek !”
“Dengar, itu pasti suara ayam”, kata si istri.
“Bukan, bukan. Itu suara bebek, “kata si suami.
“Nggak, aku yakin itu ayam,” si istri bersikeras.
“Mustahil. Suara yam itu ‘kukuruyuuuuk !’, bebek itu ‘kuek ! kuek !. Itu bebek, sayang “, kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.
“Kuek ! kuek !” terdengar lagi.
“Nah, tuh ! Itu suara bebek, “ kata si suami.
“Bukan, sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,” tanda si istri sembari menghentakkan kaki.
“Dengar ya ! Itu a…da…lah…. Be…bek. B-E-B-E-K. Bebek ! Mengerti ?” si suami berkata dengan gusar.
“Tapi itu ayam”, masih saja si istri bersikeras.
“Itu jelas-jelas bue..bebek, kamu…kamu….” (terdengar lagi suara “Kuek ! Kuek !” sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.)
Si istri sudah hampir menangis, “Tapi itu ayam…. “
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, “Maafkan aku, sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok.”
“Terima kasih, sayang, “ kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
“Kuek ! Kuek !”, terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita di atas bahwa si suami akhirnya sadar adalah siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam indah itu. Berapa banyak hubungan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal “ayam atau bebek”?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas kita. Kehidupan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin , amat sangat mantap, mutlak bahwa kita itu benar, namun belakangan ternyata kita salah. Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!

By..Dian Anggraini

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hal-hal yang tidak bisa diucapkan seorang Ayah

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelpon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama lah yang lebih mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil ..
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda..
Dan setelah Papa menganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu itu di sepedamu.
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya”
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka ..

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA! …

Saat kamu sakit pilek. Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata “Sudah di bilangin! kamu jangan minum air dingin!”
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut ..
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja ..
kamu mulai meminta pada Papa untuk izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan “TIDAK BOLEH!” ..

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga ..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk kekamar sambil membanting pintu ..
dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memjamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinya .
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering meneleponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu.. Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam, hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu…

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti oleh Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papanya”.

Setelah lulus SMA, papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa.

ketika kamu menjadi gadis dewasa…
Dan kamu harus pergi kuliah di kota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati…
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu dan berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang…”
Papa melakukan hal itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi untuk menjadi dewasa.

Di saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “Putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh menjadi dewasa, dan telah menjadi seseorang”.

Sampai pada saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.
Karena Papa tahu…
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya…

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia…
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi ke belakang panggung sebentar dan menangis?

Papa menangis karena Papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdo’a…
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata : “Ya Tuhan, tugasku kini telah selesai dengan baik… Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi seorang wanita yang cantik… Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah semakin memutih…
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya…
Papa telah menyelesaikan tugasnya…

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu…
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU PASTI BISA” dalam segala hal…


#http://pempeknyonya.com/pempek/2011/05/hal-hal-yang-tidak-bisa-diucapkan-seorang-ayah/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS